Hujan

Sore ini hujan gerimis saat saya naik ojek. 

“mba berhenti dulu? ”

” saya sih gapapa pak, kalau mau berhenti juga gapapa kalau lanjut pelan-pelan aja pak”

Hujan adalah air yg diturunkan dari langit oleh pemilik seluruh alam semesta. Air yg dikirim untuk nenbersihkan apa-apa yang ada di bumi. Membawa kotoran-kotoran yang dilalui hujan. Mengalir terus sampai titik terendah. 

Kemudian mengeluarkan aroma dari unsur-unsur yang dibersihkannya. Seolah-olah kotoran tadilah penyebab aroma ini hilang tertutup. 

Yang saya suka adalah nyanyian hujan, wanginya, dan bawa serta apa-apa yang kotor dari diri saya.

Advertisements

Kisah

Yang perempuan tidak akan mengungkapkan perasaannya, karena wanitalah yg menunggu lalu tenggelamlah si perempuan dalam harapan. 

Yang laki-laki tidak mau mengungkapkan perasaannya, karena dia selalu menyimpannya sendiri atau merasa bawa perasaannya akan bertepuk sebelah tangan. 

Alkisah kisah mereka berlalu begitu saja tanpa ada yang tahu. Mungkin cukup dirinya masing-masing dan Tuhan. 

Wasalam. 

Helium

“Aku miskin” 

“Memangnya kenapa? ”

Hening. 

” Apa takut jadi lebih miskin kalau hidup sama aku”

“Apa aku akan membuat kamu jadi lebih miskin? Apa kamu yang berhak mengatur rezeki ku? ”

-Helium

La La Land Movie

Genius!

Film ini punya cerita, tata musik, koreografer, dan segala tatanan lainnya yang luar biasa. Benar-benar mind blowing, dengan jalan cerita yang diluar dari biasanya aka clasic holywood. Pertama awal karir Mia yang ikut audisi sana-sini menunjukkan suramnya karir akting Mia. Tapi di ending Mia sukses dengan karirnya menunjukkan sesuatu itu tidak instan bahwa ada proses menuju lebih baik. Kalau Seb seorang pianist yang memang piawai di akhir pun sukses menjadi jazz pianist. Karir Seb lebih bisa dibilang kesempatan yang datang seiring dengan waktu.

Awalnya saya nonton film ini kesan pertama adalah bosan dan saya sukses ketiduran karena menurut saya seperti film musikal pada umumnya. Setelah mengulang nonton kembali dengan versi download dan dipercepat. Hingga scene ending yang Seb main piano dan ada imajinasi yang terjadi dari awal film seperti “could have been“. Di flash adegan ini seperti what if untuk Seb menurut saya karena yang berubah adalah jika Seb begini, jika saat itu Seb begini, imajinasi dari awal mereka bertemu hingga hari itu. Namun bukan sekedar “could have been” tetapi lebih dari itu. Suatu imajinasi yang benar-benar perfect dan segala yang kita inginkan terwujud. Jadi tidak sekedar “could have been” tetapi keinginan sempurna yang sesempurna apa yang kita bayangkan.

Disinilah saya kagum dengan film ini selain gambarnya yang oke, tapi film ini sangat natural dan logis. Dan endingnya walaupun sedih tapi closingnya nice, Seb dan Mia hanya berpandangan dan senyum lalu Mia keluar dah selesailah film. Tanpa ada hal-hal aneh atau trying to get together dan sebagainya. Dan saya mengulang kembali dari awal film termasuk mengulan beberapa scene.

Saya diskusi dengan seorang teman siapa yang salah, coba kalau Seb begini.. tapi cewenya kan juga begini… Sampai kita sepakat untuk menanyakan pendapat orang lain tentang siapa yang salah. Seorang teman lain mengatakan tidak ada yang salah hanya karena waktu. Akhirnnya kesimpulan yang salah adalah ibu Mia yang waktu itu menelepon Mia dan menanyakan latar belakang Seb. Kan namanya juga orang belum mapan dan sedang usaha.